Tutorial App Indexing: Mengembangkan Aplikasi Android Agar Terindex Mesin Pencari Google (Bagian 2)

Feb. 15, 2017, 5:23 a.m. 5 2532

Sebelum melanjutkan tahap 2 diharapkan untuk menyelesaikan tahap 1 terlebih dahulu, karena tanpa menyelesaikan tahap 1 proses yang dilakukan harus melakukan tambahan kode pada tahap 1. Tutorial Indexing Aplikasi Bagian 2 membahas bagaimana menambah http Url yang akan di-index ke dalam aplikasi kita. Google memiliki Google App yang di pasang pada launcher Google Now untuk memudahkan mencari aplikasi atau kegiatan sehari hari. Nah App Indexing hanya berkerja melalui Google App dan tidak melalui browser. Google memiliki API akses untuk melakukan indexing aplikasi pada mesin pencari Google. mari kita lakukan tahap demi tahap pada bagian 2 ini.

 

1. Buka Build.Gradle dan Tambahkan Dependencies Gradle Google Play Service.

 

Google API Indexing menggunakan library google play service seperti pada umumnya.

dependencies {
    compile fileTree(include: ['*.jar'], dir: 'libs')
    compile 'com.google.android.gms:play-services-gcm:8.4.0'
}

 

2. Buka File AndroidManifest.xml dan tambahkan meta data Google Play Service.

 

<meta-data android:name="com.google.android.gms.version"
            android:value="@integer/google_play_services_version" />

 

3. Buka Class MainActivity dan import class Google Play Service API Indexing

 

import com.google.android.gms.appindexing.Action;
import com.google.android.gms.appindexing.AppIndex;
import com.google.android.gms.common.api.GoogleApiClient;

 

4. Lakukan penambahan http Url yang akan di-index

 

public class MainActivity extends Activity {
  private GoogleApiClient mClient;
  private Uri mUrl;
  private String mTitle;
  private String mDescription;
 
  @Override
  protected void onCreate(Bundle savedInstanceState) {
    mClient = new GoogleApiClient.Builder(this).addApi(AppIndex.API).build();
    mUrl = "https://chromplex.com/android-studio-versi-2-stabil-dirilis/";
    mTitle = "Android Studio Versi 2.0 Stabil Dirilis, Apa Saja Fitur Barunya?";
    mDescription = "Android Studio Versi 2 Stabil Dirilis – Google mengumumkan Android Studio versi 2 Preview bulan November lalu pada acara perdana Android Developer Summit yang membawa fitur baru seperti Instant Run dan emulator baru. Setelah merilis beberapa preview akhirnya hari ini Android Studio versi 2.0 stabil dirilis.";
  }
 
  public Action getAction() {
    Thing object = new Thing.Builder()
        .setName(mTitle)
        .setDescription(mDescription)
        .setUrl(mUrl)
        .build();
 
    return new Action.Builder(Action.TYPE_VIEW)
        .setObject(object)
        .setActionStatus(Action.STATUS_TYPE_COMPLETED)
        .build();
  }

 

Untuk melakukan indexing ada beberapa yang dibutuhkan untuk menambah data pada mesin pencari Google. yang dibutuhkan antara lain URL yang digunakan untuk mengakses data dari browser atau Google App, kedua name yang digunakan untuk menampilkan title pada mesin pencari google, dan yang terakhir description untuk menampilkan deskripsi pada Google App.

 

5. Handle memulai API Indexing dan mengakhiri API Indexing

 

@Override
  public void onStart() {
    super.onStart();
    mClient.connect();
    AppIndex.AppIndexApi.start(mClient, getAction());
  }
 
  @Override
  public void onStop() {
    AppIndex.AppIndexApi.end(mClient, getAction());
    mClient.disconnect();
    super.onStop();
  }

 

Setelah semua langkah tersebut dilakukan, indexing terjadi  ketika method start berjalan, maka secara otomatis data tersebut tersimpan pada data internal aplikasi. ketika user menghapus data cache pada pengaturan maka secara otomatis data yang telah ter-index akan hilang kembali.

 

Tentang Penulis

Vimio

Kalau bisa jadi 10 akan kita jadikan semua nya 10, 10 jika nilai 0 - 10 yang tertinggi. tapi sayangnya ketika nilai dan niat saling menghianati. bersyukurlah semua apa yang kita dapat dan yang telah di berikan. ya itu nilai 10 yang dikasih. { 1 0 }

Komentar